Emping Jagung : Teknologi & Kendalanya
Ditulis oleh priwit di/pada 17 November 2008
Secara umum, emping adalah produk olahan pangan dari bahan berpati yang digencet atau dipipihkan menjadi lempengan dengan bentuk tertentu (biasanya bulat), dikeringkan, dan digoreng renyah. Emping ini dapat ditambahkan bumbu-bumbu sesuai selera, misalnya asin, pedas, gurih, manis, ditambahkan irisan daun bawang, atau ditambah bumbu lainnya. Bahan-bahan yang biasa diolah menjadi emping adalah melinjo, singkong/ubi kayu, garut, dan jagung.
Emping jagung merupakan salah satu hasil olahan jagung yang cukup banyak digemari masyarakat, karena cukup renyah seperti halnya emping lainnya. Dibandingkan hasil olahan jagung lainnya seperti marning, emping jagung ini lebih membutuhkan penanganan khusus dan hati-hati, terutama karena bentuk fisiknya yang tipis dan mudah hancur. Oleh karena itu dalam pengolahan emping jagung rendemennya hanya sekitar 80 % , dengan kata lain ada sekitar 20 % yang hancur tidak dapat dijual. Bagian yang tidak dapat dimanfaatkan tersebut terdiri dari hancuran emping jagungnya sendiri dan bagian lembaga jagung yang terlepas (tidak dapat menyatu dengan bagian jagung lainnya). Dalam prakteknya, bagian yang tidak dapat dimanfaatkan tersebut digunakan sebagai pakan ternak. Menyikapi cukup tingginya bagian emping jagung yang tidak dapat dimanfaatkan seluruhnya tersebut, maka dilakukanlah diversifikasi produk olahan jagung menjadi Kerupuk Jagung.
Untuk mendapatkan emping jagung yang baik dan cukup lebar, dalam proses pembuatan emping jagung mutlak dibutuhkan biji jagung yang utuh dan besar-besar. Biji jagung yang kecil akan menghasilkan emping jagung yang kecil-kecil pula dan terkesan seperti hancuran atau “remukan”. Selain itu, dalam proses pembuatannya terutama setelah jagung dipipihkan, harus dihindari pula pemindahan bahan sekecil mungkin. Pemindahan emping jagung (basah dan kering) yang sering dilakukan akan meningkatkan prosentasi hancuran. Jadi sekali lagi dalam proses pembuatan emping jagung ini sangat membutuhkan penanganan yang ekstra hati-hati, karena produk yang dihadapi relatif tipis dan mudah hancur.
Dalam proses pembuatan emping jagung, mula-mula dipilih jagung yang bersih dan kondisinya baik, terutama bebas dari serangan jamur. Setelah dibersihkan dari kotoran dan dicuci, jagung direbus dengan ditambahkan kapur 2-4 % dari berat jagung selama sekitar 1 jam. Proses Niktamalisasi atau perebusan dengan kapur tersebut dimaksudkan untuk menghancurkan kulit ari (kulit tipis terbuat dari bahan sellulosa yang menyelimuti biji jagung), sehingga memudahkan penetrasi air dan panas kedalam biji jagung. Proses Niktamalisasi tersebut dianggap cukup apabila biji jagung ketika dipegang jari tangan terasa licin dan kulit ari hancur atau rusak. Setelah dicuci bersih, biji jagung direndam air bersih semalam. Perendaman ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan penetrasi air kedalam biji jagung, sehingga memudahkan proses pengukusan. Selanjutnya dilakukan pengukusan sekitar 1 jam. Indikator bahwa pengukusan dianggap cukup apabila pati dalam aleuron (kantung pati) telah tepat tergelatinisasi seluruhnya. Usahakan tingkat gelatinisasinya tidak berlebihan, sebab gelatinisasi yang berlebihan atau jagung terlalu matang menyebabkan biji jagung hancur ketika dipipihkan. Setelah matang, jagung kukus yang masih dalam keadaan panas langsung dipipihkan atau digencet dengan mesin roll pemipih. Agar jagung tidak lengket, paling baik roll pemipih terbuat dari jenis plastik (misal pralon PVC dengan diameter cukup besar sekitar 6-8 inchi yang didalamnya diisi cor semen sehingga berat dan mampu menggencet jagung). Dengan roll pemipih ini yang jumlahnya 2 buah dan berputar berlawanan arah , maka biji jagung akan tergencet berbentuk pipih dengan ketebalan sekitar 1 mm (ketebalan ini dapat diatur sesuai kebutuhan). Biji jagung yang tergencet ini akan berjatuhan ke bawah dan ditampung dalam rigen bambu atau wadah penampung lainnya. Agar tidak rusak atau hancur, sebaiknya tidak dilakukan pemindahan jagung yang sudah dipipihkan ini. Oleh karena itu, supaya jagung pipih dapat tertampung dalam wadah secara merata, maka perlu didesain sedemikian rupa, misalnya wadah penampungnya diusahakan bisa bergerak mengikuti jatuhnya biji jagung yang tergencet. Setelah rigen atau wadah cukup penuh, selanjutnya jagung gencet dijemur dibawah terik matahari sampai kering. Dalam keadan cuaca baik, biasanya pengeringan emping jagung hanya membutuhkan 1 -2 hari saja. Sebelum disimpan atau digoreng, emping jagung kering perlu disortasi ukurannya, yaitu untuk memisahkan ukuran emping jagung yang besar dengan yang berukuran kecil atau ”remukan” dan lembaga. Cara sortasi ini dilakukan dengan diayak.
Untuk pemasaran emping jagung, khusus pemasaran di luar kota biasanya dikirim dalam keadaan mentah, sedangkan untuk pemasaran lokal biasanya dalam keadaan sudah digoreng. Beberapa waktu yang lalu ketika harga jagung pipilan masih sekitar Rp. 2000 , emping jagung mentah produksi UKM di daerah Bantul dijual dengan harga Rp 7500 – 8000 per kg . Jadi kalau harga jagung sekarang sekitar Rp 3000 maka kemungkinan harga emping jagungnya (mentah) bisa mencapai sekitar Rp. 12.000 per kg.
Apabila digoreng, emping jagung mentah ini akan mekar atau mengembang menjadi sekitar 2 kali lipatnya. Hal ini karena kandungan amilosa jagung cukup tinggi dan ketebalan emping cukup tipis (sekitar 1 mm). Namun demikian harus diwaspadai bahwa dibalik kerenyahan emping jagung ini menuntut perlakuan khusus dan hati-hati, karena emping jagung sangat riskan untuk mudah hancur. Untuk itu paling baik kalau emping jagung dikemas dalam plastik yang berisi udara / oksigen, sehingga kemasan plastik yang menggembung dapat melindunginya dari kerusakan fisik yaitu hancur atau ”remuk”.
Penggorengan emping jagung biasanya dilakukan pada suhu minyak goreng sekitar 170oC selama beberapa detik. Pada suhu tersebut emping jagung mampu mekar dengan segera. Untuk mendapatkan citarasa yang enak, biasanya penambahan bumbu (biasanya larutan garam dan bawang putih) ditambahkan pada saat penggorengan berlangsung dan sebelum emping jagung diangkat dari penggorengan. Caranya, pada saat emping jagung sudah dimasukkan dan sudah mekar, kemudian ditambahkan kedalam minyak panas sejumlah larutan bumbu dengan takaran tertentu (supaya bumbu terasa pas dan tidak terlalu asin). Setelah diaduk merata, kemudian emping jagung diangkat dan ditiriskan. Karena air pelarut bumbu teruapkan dengan cepat oleh minyak panas dan partikel bumbu seperti garam tidak larut minyak goreng, maka partikel-partikel bumbu tersebut akan menempel pada emping jagung yang digoreng. Jadi demikianlah mengapa emping jagung yang digoreng dengan cara demikian lebih terasa gurih, asin, ”miroso” dan ”mak krezzzzz”. Jujur saja cara penggorengan seperti ini lebih enak hasilnya dari pada cara penambahan bumbu lainnya. Tetapi, jangan senang dulu karena semuanya pasti ada resiko yang harus ditanggung. Bukankah Tuhan selalu menciptakan berpasang-pasangan ?. Ada enak, pasti ada juga gak enaknya.
Cara penggorengan seperti itu ternyata membuat minyak goreng cepat kotor, adanya residu garam yang tidak bisa menempel seluruhnya membuat hasil penggorengan berikutnya cenderung lebih asin alias hasil emping goreng menjadi tidak seragam, dan minyak goreng pasti akan lebih cepat tengik atau rusak karena selain panas juga dipicu oleh adanya garam. Jadi, kalau konsekuensi yang harus dihadapi seperti demikian, maka kita dihadapkan pada pilihan, mau pilih metode penggorengan yang mana? Cara penggorengan seperti biasanya atau cara penggorengan ini ?. Yang jelas semuanya ada konsekuensinya.
Rabu, 03 Februari 2010
Jumat, 15 Januari 2010
Dilema 2 Cinta
Cinta......
Cinta kah engkau pada seorang hamba wahai ila
takutlah engkau jika cinta yg tersirat melebihi segalanya'
bukankah Rabb mu sangat pencemburu
pisahkanlah sebagian untuk sebagian
sebagian yang sedikit untuk seorang hamba yang dhoif
cinta kah engkau paada banyaknya harta sedang Rasullah mu sangat papa
atau ada kemewahan lain yang enkau ingini
buang lah....,ila.buang jauh itu
ini cuma sebentar
yang didapat tidak terbawa hanya amal yang baik itu senjatamu
mau cari yang lain selain ALLAH...
padahal teramat kasihnya ia padamu
tak dibiarkanya engkau sendiri
bahkan ketika simpatik seorang hamba yang enkau harap
tapi ia mencapakanmu
hanya Rabb mu yang terus setia menemani mu
bangkit lah wahai ila
perbanyaklah shodaqoh mu
tingkatkan taqorubmu dan zuhudmu
taip seruan adzan segerahkanlah
untuk ampunan Rabb mu
Cinta kah engkau pada seorang hamba wahai ila
takutlah engkau jika cinta yg tersirat melebihi segalanya'
bukankah Rabb mu sangat pencemburu
pisahkanlah sebagian untuk sebagian
sebagian yang sedikit untuk seorang hamba yang dhoif
cinta kah engkau paada banyaknya harta sedang Rasullah mu sangat papa
atau ada kemewahan lain yang enkau ingini
buang lah....,ila.buang jauh itu
ini cuma sebentar
yang didapat tidak terbawa hanya amal yang baik itu senjatamu
mau cari yang lain selain ALLAH...
padahal teramat kasihnya ia padamu
tak dibiarkanya engkau sendiri
bahkan ketika simpatik seorang hamba yang enkau harap
tapi ia mencapakanmu
hanya Rabb mu yang terus setia menemani mu
bangkit lah wahai ila
perbanyaklah shodaqoh mu
tingkatkan taqorubmu dan zuhudmu
taip seruan adzan segerahkanlah
untuk ampunan Rabb mu
Rabu, 13 Januari 2010
perkara yang sulit
Ali.ra.mengatakan, bahwa amal yang paling sulit itu ada 4 perkara:
Memberi ma’af ketika marah.
Bermurah hati ketika faqir.
Memelihara diri dari perbuatan haram ketika berada ditempat yang sepi.
Mengatakan sesuatu yang hak kepada orang yang ia takuti.(seperti raja yang zhalim).
Memberi ma’af ketika marah.
Bermurah hati ketika faqir.
Memelihara diri dari perbuatan haram ketika berada ditempat yang sepi.
Mengatakan sesuatu yang hak kepada orang yang ia takuti.(seperti raja yang zhalim).
Nista si faqir
Wahai saudaraku ...,
Al-faqir adalah orang yang rapuh. Rapuh yang tidak bisa berdaya kecuali pertolongan Ilahi. Al-faqir sangat sedih kehidupan di masa yang akan datang. Dimanakah kedudukan Al-faqir suatu saat nanti,siksaan kah yang di dapat?. Kadang Al-faqir tak kuasa menahan gelombang qolbu Al-faqir sendiri. Al-faqir merenungkan nasib yang akan ditimpakan Allah pada Al-faqir. Si Al-faqir yang suka menentang kehendak Allah dan RasulNya. Yaa Rabbi dapat kah engkau bukakan pintu untuk seorang A-faqir yang terlempar dari tempat yang indah menuju kenistaan, hina menuju tempat yang Engkau ridhai. Al-faqir sampah yang sudah busuk. Namun dapat kah Engkau menjadikan sampah yang busuk menjadi manfa'at bagi Si Faqir sendiri. Engkau-lah harapanku wahai Kekasih.............(al-faqir)
Al-faqir adalah orang yang rapuh. Rapuh yang tidak bisa berdaya kecuali pertolongan Ilahi. Al-faqir sangat sedih kehidupan di masa yang akan datang. Dimanakah kedudukan Al-faqir suatu saat nanti,siksaan kah yang di dapat?. Kadang Al-faqir tak kuasa menahan gelombang qolbu Al-faqir sendiri. Al-faqir merenungkan nasib yang akan ditimpakan Allah pada Al-faqir. Si Al-faqir yang suka menentang kehendak Allah dan RasulNya. Yaa Rabbi dapat kah engkau bukakan pintu untuk seorang A-faqir yang terlempar dari tempat yang indah menuju kenistaan, hina menuju tempat yang Engkau ridhai. Al-faqir sampah yang sudah busuk. Namun dapat kah Engkau menjadikan sampah yang busuk menjadi manfa'at bagi Si Faqir sendiri. Engkau-lah harapanku wahai Kekasih.............(al-faqir)
Keagungan Firman Allah
Al-Qur’an dalah firman Allah yang selalu terpelihara. Barang siapa yang membacanya akan menjadi ibadah begitu pun yang mendengarkannya. Namun banyak orang yang suka melupakan Al-Qur’an. Dan menganggap Al-Qur’an yang tidak asing, dan lebih baik membaca selain firman Allah (al-Qur’an). Padahal A-Qur’an memiliki mu’zizat(keistimewaan) tapi hal ini orang selalu menjauh. Al-Qur’an bisa menjadikan petunjuk, membawa rahmat dan berkah. Diantaranya ada sepuluh surat dalam A-Qur’an dapat mencegah sepuluh perkara:
1. Surat Al-fatihah dapat mencegah kemarahan Allah.
2. Surat Yasin mencegah kehausan di hari kiamat.
3. Surat Ad-dukhan mencegah kesusahan di hari kiamat.
4. Surat Waqi’ah mencegah kefaqiran.
5. Surat Al-Mulk mencegah siksa kubur.
6. Surat Al-Kautsar mencegah permusuhan.
7. Surat Al-Kafirun mencegah kekufuran ketika dicabut ruh.
8. Surat Al-Ikhlas mencegah kemunafikan.
9. Surat Al-Falaq mencegah iri hati seseorang.
10. Surat An-nas mencegah was-was.
1. Surat Al-fatihah dapat mencegah kemarahan Allah.
2. Surat Yasin mencegah kehausan di hari kiamat.
3. Surat Ad-dukhan mencegah kesusahan di hari kiamat.
4. Surat Waqi’ah mencegah kefaqiran.
5. Surat Al-Mulk mencegah siksa kubur.
6. Surat Al-Kautsar mencegah permusuhan.
7. Surat Al-Kafirun mencegah kekufuran ketika dicabut ruh.
8. Surat Al-Ikhlas mencegah kemunafikan.
9. Surat Al-Falaq mencegah iri hati seseorang.
10. Surat An-nas mencegah was-was.
6 Sifat yang Dimiliki Miliarder
Shutterstock
"Great minds think alike". Orang-orang hebat memiliki pola mikir serupa.
yahoo.com KOMPAS.com - Selain memiliki kesamaan dalam hal kekayaan yang disimpan di bank, para miliuner juga memiliki kesamaan yang lain, yakni cara mereka berpikir. Berikut adalah beberapa sifat yang sama-sama mereka miliki. Anda pun dapat menerapkan sifat-sifat tersebut untuk mencapai tujuan hidup Anda sendiri.
1. Pikiran yang merdeka
Cara miliuner berpikir cenderung berbeda ketimbang orang kebanyakan. Mereka memikirkan segalanya. Kebanyakan kita berpikir bagaimana agar bisa masuk ke jalur yang sama, bahkan mengeluarkan uang dan usaha ekstra untuk bisa sejalur dengan orang lain. Misalnya, dalam pemilihan jalur pendidikan, harus di universitas tertentu, harus bekerja di bawah perusahaan ternama, dan sebagainya. Namun, tidak dengan para miliuner. Mereka justru menciptakan jalur baru sendiri.
Pikiran berimbas pada aksi, orang-orang yang ingin menjadi kaya akan harta harus berpikir bagaimana cara untuk mencapai gol tersebut. Berpikir merdeka bukan berarti mereka melakukan sebaliknya dari apa yang dikerjakan oleh orang lain. Namun, lebih kepada memiliki keberanian untuk mengikuti apa yang penting untuk Anda sendiri. Intinya, bagaimana membangun jalan Anda sendiri, dan biarkan sukses membawa Anda kepada kemerdekaan finansial. Agar uang datang kepada Anda, bukan Anda yang diperbudak oleh uang.
2. Visi
Umumnya, para miliuner adalah orang-orang kreatif dengan sikap positif. Dengan kata lain, orang-orang kaya tak hanya memiliki mimpi besar, mereka juga percaya bahwa mimpi akan menjadi kenyataan. Dengan begitu, bagi mereka yang mencari kekayaan, sebaiknya menentukan gol dan tak takut akan wilayah yang belum pernah dijamah.
Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia, melakukan hal ini. Pimpinan Microsoft ini adalah salah satu wiraswastawan yang membawa komputer ke hadapan perorangan dan membuatnya menjadi massal. Gates memasuki dunia komputer di tahun 1975 dan berpegang erat pada bidang itu. Ia kemudian menciptakan Microsoft Windows di tahun 1985. Ketika para konsumen membawa komputer ke rumahnya, Gates pun mulai menangguk keuntungan yang tak ada hentinya.
3. Keahlian
Umumnya, para miliuner menggunakan kemampuan terkuatnya untuk memulai usaha mereka. Mereka akan berkonsentrasi dengan keahlian mereka. Lalu mereka akan merekrut orang-orang yang mampu mengisi kekurangan mereka. Jika Anda belum mengetahui kekuatan mereka, buatlah semacam polling di antara orang terdekat untuk mengetahuinya. Lalu perkuat kembali kekuatan Anda dengan kursus atau pelatihan khusus.
4. Gairah
Warren Buffet, ahli investasi, mengatakan bahwa “Uang adalah produk dari sesuatu yang saya kerjakan.” Menyenangi pekerjaan Anda memberikan Anda sebuah disiplin untuk bekerja keras setiap harinya. Menemukan pekerjaan impian memang butuh waktu dan proses. Kebanyakan miliuner malah baru menemukan gairah mereka di umur 45 tahun, rata-rata di usia 54 tahun. Ada sebuah buku yang mengatakan bahwa setidaknya para miliuner ini mengalami rata-rata kegagalan setidaknya 17 kali sebelum mereka benar-benar sukses. Jadi, jika Anda berencana untuk menjadi miliuner, berhentilah mengerjakan hal yang tak Anda sukai, mulailah membangun usaha dari apa yang Anda sukai. Jika Anda belum menemukan apa yang Anda suka untuk lakukan, terus cari hingga Anda menemukannya.
5. Investasi
Para miliuner berani mengorbankan waktu dan uang mereka untuk mencapai gol. Mereka berani mengambil risiko sekarang untuk kesempatan mencapai sesuatu yang lebih baik di masa mendatang. Berinvestasi bisa mencakup dalam sekuritas atau membangun sebuah usaha. Ini merupakan sebuah langkah maju untuk menciptakan sebuah penghasilan. Mulailah berinvestasi sekarang.
6. Persuasif
Jika Anda sudah memiliki produk atau usaha yang bisa dikembangkan, saatnya untuk mempresentasikannya di hadapan orang lain. Penjual (salesman) yang bagus sangat senang mendapatkan kritik atau sanggahan. Dengan kata lain, mereka tak akan menerima jawaban "tidak". Para miliuner pun memiliki kemampuan sosial yang bagus. Malah, dalam bukunya yang berjudul Secrets of the Millionaire Mind, T Harv Eker menemukan bahwa kemampuan untuk bersosialisasi lebih tinggi dari IQ kebanyakan para miliuner. Contohnya saja Donald Trump, kekayaannya terus berfluktuasi, namun kemampuannya untuk "menjual diri" lewat acara televisi maupun lainnya membuatnya selalu kembali menjadi miliuner terkenal.
Kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain amat penting untuk menjajakan ide Anda. Sebagai seseorang yang akan menjual ide, kejujuran pun penting artinya. Jika Anda ingin menjadi seorang miliuner, jujurlah dan kembangkan kemampuan sosial Anda.
Menjadi seorang miliuner bukanlah hal yang bisa dicapai dalam semalam. Malahan, banyak miliuner membangun "kerajaan" mereka dalam waktu tahunan (bahkan beberapa generasi). Mereka membangunnya dengan melakukan keputusan-keputusan yang berani, menggunakan keahlian mereka sebaik mungkin, dan terus berusaha mengejar visi mereka. Kekayaan para miliuner ini bukanlah sesuatu yang membedakan mereka dari kebanyakan kita, namun cara dan bagaimana mereka mencapai kekayaan itulah yang membuat mereka berbeda dari kebanyakan orang.
"Great minds think alike". Orang-orang hebat memiliki pola mikir serupa.
yahoo.com KOMPAS.com - Selain memiliki kesamaan dalam hal kekayaan yang disimpan di bank, para miliuner juga memiliki kesamaan yang lain, yakni cara mereka berpikir. Berikut adalah beberapa sifat yang sama-sama mereka miliki. Anda pun dapat menerapkan sifat-sifat tersebut untuk mencapai tujuan hidup Anda sendiri.
1. Pikiran yang merdeka
Cara miliuner berpikir cenderung berbeda ketimbang orang kebanyakan. Mereka memikirkan segalanya. Kebanyakan kita berpikir bagaimana agar bisa masuk ke jalur yang sama, bahkan mengeluarkan uang dan usaha ekstra untuk bisa sejalur dengan orang lain. Misalnya, dalam pemilihan jalur pendidikan, harus di universitas tertentu, harus bekerja di bawah perusahaan ternama, dan sebagainya. Namun, tidak dengan para miliuner. Mereka justru menciptakan jalur baru sendiri.
Pikiran berimbas pada aksi, orang-orang yang ingin menjadi kaya akan harta harus berpikir bagaimana cara untuk mencapai gol tersebut. Berpikir merdeka bukan berarti mereka melakukan sebaliknya dari apa yang dikerjakan oleh orang lain. Namun, lebih kepada memiliki keberanian untuk mengikuti apa yang penting untuk Anda sendiri. Intinya, bagaimana membangun jalan Anda sendiri, dan biarkan sukses membawa Anda kepada kemerdekaan finansial. Agar uang datang kepada Anda, bukan Anda yang diperbudak oleh uang.
2. Visi
Umumnya, para miliuner adalah orang-orang kreatif dengan sikap positif. Dengan kata lain, orang-orang kaya tak hanya memiliki mimpi besar, mereka juga percaya bahwa mimpi akan menjadi kenyataan. Dengan begitu, bagi mereka yang mencari kekayaan, sebaiknya menentukan gol dan tak takut akan wilayah yang belum pernah dijamah.
Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia, melakukan hal ini. Pimpinan Microsoft ini adalah salah satu wiraswastawan yang membawa komputer ke hadapan perorangan dan membuatnya menjadi massal. Gates memasuki dunia komputer di tahun 1975 dan berpegang erat pada bidang itu. Ia kemudian menciptakan Microsoft Windows di tahun 1985. Ketika para konsumen membawa komputer ke rumahnya, Gates pun mulai menangguk keuntungan yang tak ada hentinya.
3. Keahlian
Umumnya, para miliuner menggunakan kemampuan terkuatnya untuk memulai usaha mereka. Mereka akan berkonsentrasi dengan keahlian mereka. Lalu mereka akan merekrut orang-orang yang mampu mengisi kekurangan mereka. Jika Anda belum mengetahui kekuatan mereka, buatlah semacam polling di antara orang terdekat untuk mengetahuinya. Lalu perkuat kembali kekuatan Anda dengan kursus atau pelatihan khusus.
4. Gairah
Warren Buffet, ahli investasi, mengatakan bahwa “Uang adalah produk dari sesuatu yang saya kerjakan.” Menyenangi pekerjaan Anda memberikan Anda sebuah disiplin untuk bekerja keras setiap harinya. Menemukan pekerjaan impian memang butuh waktu dan proses. Kebanyakan miliuner malah baru menemukan gairah mereka di umur 45 tahun, rata-rata di usia 54 tahun. Ada sebuah buku yang mengatakan bahwa setidaknya para miliuner ini mengalami rata-rata kegagalan setidaknya 17 kali sebelum mereka benar-benar sukses. Jadi, jika Anda berencana untuk menjadi miliuner, berhentilah mengerjakan hal yang tak Anda sukai, mulailah membangun usaha dari apa yang Anda sukai. Jika Anda belum menemukan apa yang Anda suka untuk lakukan, terus cari hingga Anda menemukannya.
5. Investasi
Para miliuner berani mengorbankan waktu dan uang mereka untuk mencapai gol. Mereka berani mengambil risiko sekarang untuk kesempatan mencapai sesuatu yang lebih baik di masa mendatang. Berinvestasi bisa mencakup dalam sekuritas atau membangun sebuah usaha. Ini merupakan sebuah langkah maju untuk menciptakan sebuah penghasilan. Mulailah berinvestasi sekarang.
6. Persuasif
Jika Anda sudah memiliki produk atau usaha yang bisa dikembangkan, saatnya untuk mempresentasikannya di hadapan orang lain. Penjual (salesman) yang bagus sangat senang mendapatkan kritik atau sanggahan. Dengan kata lain, mereka tak akan menerima jawaban "tidak". Para miliuner pun memiliki kemampuan sosial yang bagus. Malah, dalam bukunya yang berjudul Secrets of the Millionaire Mind, T Harv Eker menemukan bahwa kemampuan untuk bersosialisasi lebih tinggi dari IQ kebanyakan para miliuner. Contohnya saja Donald Trump, kekayaannya terus berfluktuasi, namun kemampuannya untuk "menjual diri" lewat acara televisi maupun lainnya membuatnya selalu kembali menjadi miliuner terkenal.
Kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang lain amat penting untuk menjajakan ide Anda. Sebagai seseorang yang akan menjual ide, kejujuran pun penting artinya. Jika Anda ingin menjadi seorang miliuner, jujurlah dan kembangkan kemampuan sosial Anda.
Menjadi seorang miliuner bukanlah hal yang bisa dicapai dalam semalam. Malahan, banyak miliuner membangun "kerajaan" mereka dalam waktu tahunan (bahkan beberapa generasi). Mereka membangunnya dengan melakukan keputusan-keputusan yang berani, menggunakan keahlian mereka sebaik mungkin, dan terus berusaha mengejar visi mereka. Kekayaan para miliuner ini bukanlah sesuatu yang membedakan mereka dari kebanyakan kita, namun cara dan bagaimana mereka mencapai kekayaan itulah yang membuat mereka berbeda dari kebanyakan orang.
7 pertanyaan yang diajukan ali
7 pertanyaan yang diajukan kepada Ali
Ali r.a ditanya sebagai berikut:
a. Apakah yang lebih berat daripada langit?
b. Apakah yang lebih luas daripada langit?
c. Apakah yang lebih kaya daripada laut?
d. Apakah yang lebih keras daripada batu?
e. Apakah yang lebih panas daripada api?
f. Apakah yang lebih yang lebih dingin daripada bumi?
g. Apakah yang lebih pahit daripada racun?
Ali menjawab:
a. Bohong lebih berat daripada langit.
b. Kebenaran lebih luas daripada bumi.
c. Hati yang qana’ah (sederhana) lebih kaya daripada lautan.
d. Hati orang munafiq lebih keras daripada batu.
e. Raja yang zhalim lebih panas daripada api.
f. Meminta sesuatu dari orang yang kikir lebih dingin daripada bulan.
g. Sabar lebih pahit daripada racun. Tapi menurut satu pendapat mengadu domba lebih pahit daripada racun.
Ali r.a ditanya sebagai berikut:
a. Apakah yang lebih berat daripada langit?
b. Apakah yang lebih luas daripada langit?
c. Apakah yang lebih kaya daripada laut?
d. Apakah yang lebih keras daripada batu?
e. Apakah yang lebih panas daripada api?
f. Apakah yang lebih yang lebih dingin daripada bumi?
g. Apakah yang lebih pahit daripada racun?
Ali menjawab:
a. Bohong lebih berat daripada langit.
b. Kebenaran lebih luas daripada bumi.
c. Hati yang qana’ah (sederhana) lebih kaya daripada lautan.
d. Hati orang munafiq lebih keras daripada batu.
e. Raja yang zhalim lebih panas daripada api.
f. Meminta sesuatu dari orang yang kikir lebih dingin daripada bulan.
g. Sabar lebih pahit daripada racun. Tapi menurut satu pendapat mengadu domba lebih pahit daripada racun.
Langganan:
Postingan (Atom)